Iklan

Stunting Berpotensi Rugikan Negara Hingga Rp400 T

GoSehat
, Kamis, November 14, 2019 WIB


Gosehat, Bandung - Stunting merupakan kondisi terganggunya aspek fisik dan kognitif anak secara permanen yang disebabkan oleh malnutrisi kronis  membawa berbagai dampak kesehatan maupun perekonomian yang negatif di masa depan. Bahkan berpotensi menimbulkan kerugian negara hingga 2-3% atau setara dengan sekitar Rp 400 triliun.

Untuk menghindari dampak tersebut, upaya pencegahan yang dilakukan lintas sektor merupakan hal yang paling efektif untuk menurunkan angka prevalensi stunting di Indonesia.

Salah satunya yang dilakukan Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat bekerja sama dengan Danone Indonesia melalui pelatihan tenaga kesehatan; edukasi nutrisi, hidrasi, dan perilaku hidup bersih sehat hingga bantuan akses nutrisi kepada anak di atas 1 tahun.

Presiden Direktur Danone Specialized Nutrition Indonesia, Connie Ang mengatakan program pencegahan stunting akan dilaksanakan di 14 kabupaten/ kota prioritas pencegahan stunting di Jabar yang memberikan manfaat kepada sekitar 1 juta masyarakat sampai dengan tahun 2023.

Menurutnya, program pencegahan stunting yang efektif harus mencakup Intervensi Gizi Spesifik (faktor nutrisi) dan Intervensi Gizi Sensitif (faktor lingkungan), dimana keduanya harus berjalan secara bersamaan dan konsisten. Danone Indonesia sebagai perusahaan yang bergerak di bidang makanan dan minuman bernutrisi merupakan pelopor inisiatif pencegahan stunting terpadu dan berkelanjutan melalui program-program unggulan dan kegiatan edukasinya.

"Untuk pertama kalinya di Jawa Barat, kami menggabungkan seluruh kegiatan terkait nutrisi, edukasi, dan sanitasi yang sudah saling terintegrasi di satu daerah," ungkapnya.
Komentar

Tampilkan

Terkini